• Share on Facebook
  • Share on Linkedin
  • Bookmark this page
  • Chia sẻ link với bạn bè
linking verb

Apa itu Linking verb? Mungkin ketika Anda membaca judul ini, Anda sedikit bingung apakah Linking Verbs adalah kata kerja, apa fungsi khusus yang mereka miliki dibandingkan dengan kata kerja lain, dan apakah Anda perlu mengubah kata kerja sesuai konteks ketika menggunakan mereka. Sebenarnya, Linking Verbs adalah kata-kata yang sangat umum dalam bahasa Inggris yang pasti sudah pernah Anda temui, tetapi mungkin Anda tidak tahu namanya dan perannya. Mari kita eksplorasi lebih lanjut tentang Linking Verbs – jenis kata yang sangat penting dalam tata bahasa bahasa Inggris.

Apa itu Linking verb? Definisi, dan contohnya

Definisi

Linking verbs adalah kata kerja penghubung yang berfungsi menghubungkan subjek dan complement (pelengkap) yang menerangkannya. Berbeda dengan kata kerja biasa, kata kerja penghubung tidak menggambarkan tindakan, melainkan hanya menggambarkan keadaan benda, peristiwa, dan orang.

Tes pengucapan gratis

{{(sIndex/sentences.length)*100}}%
{{ sentences[sIndex].text }}.
loading

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang sifat dan penggunaan kata kerja penghubung adalah:

  • Menggambarkan keadaan, sifat alami peristiwa atau benda.
  • Diikuti oleh kata sifat dan kata benda/frasa nomina dengan beberapa kata kerja penghubung.
  • Tidak dapat diubah ke bentuk berkelanjutan dalam bentuk apapun.

Contoh linking verb

Contoh dari linking verb adalah seperti berikut ini:

  • She seemed unable to concentrate.
  • They are so clever.
  • The house became Peter’s in 1980.

Jenis Linking verb paling umum

Bentuk to be

Kata kerja penghubung yang paling umum adalah “to be,” dan variasinya mencakup: am, is, are, was, were, be, being, dan been.

Contoh:

They are talented students coming from Australia.

S       LK      Frasa nomina

She has been a trainee for such a long time.

S   LK    Frasa nomina

Berbagai kata kerja penghubung umum

  • Seem: tampaknya

Contoh: It seems tough to get to the top of this mountain.

(Tampaknya sulit untuk mencapai puncak gunung ini.)

  • Appear: Sepertinya

Contoh: It appears that she failed the test.

(Sepertinya dia gagal dalam ujian.)

  • Become: menjadi

Contoh: He became better than the previous time.

(Dia menjadi lebih baik dari sebelumnya.)

  • Grow: tumbuh menjadi

Contoh: She grows prettier everyday.

(Dia tumbuh menjadi lebih cantik setiap hari.)

  • Prove: membuktikan

Contoh: He always proves to be smart every time.

(Dia selalu membuktikan dirinya sebagai orang yang cerdas setiap saat.)

  • Remain: tetap/ masih
linking verb

Contoh: The data remained unchanged over the time.

(Data tetap tidak berubah sepanjang waktu.)

  • Stay: tetap

Contoh: Remember to stay calm during the test.

(Ingatlah untuk tetap tenang selama ujian.)

  • Look: terlihat

Contoh: She looks immensely stunning in that dress.

(Dia terlihat sangat menawan dalam gaun itu.)

  • Smell: bau

Contoh: It smells so good.

(Baunya sangat harum.)

  • Sound: terdengar

Contoh: It sounds interesting.

(Terdengar menarik.)

  • Taste: rasanya

Contoh: It tastes delicious.

(Rasanya enak.)

  • Feel: merasa

Contoh: He felt so bad after the conversation with his boss.

(Dia merasa sangat buruk setelah percakapan dengan bosnya.)

  • Dalam hal kata kerja penghubung seperti “appear,” “look,” “prove,” “seem,” dan “turn out,” Anda dapat atau tidak perlu menambahkan kata kerja “to be.”

Contoh:

  • The room appears (tobe) brighter than when I last saw ít.
  • She proved (to be) an extremely enthusiastic teacher.
  • Selain itu, Anda perlu menggunakan kata kerja “to be” ketika menggunakan kata sifat seperti “alive,” “alone,” “asleep,” “awake,” dan sebelum kata kerja dalam bentuk “-ing.”

Contoh:

  • I didn’t go in because she appeared to be asleep.

Not: I didn’t go in because she appeared asleep.

  • The roads seem to be getting icy so drive carefully

Not: The roads seem getting icy so drive carefully

  • “Be,” “become,” dan “remain” juga dapat digunakan sebelum frasa nominal

Contoh:

  • She became one of the youngest surgeons in the country
  • They are fresh graduates
  • She has been a producer since 2015

(Feel, look, smell, dan taste juga dapat menjadi kata kerja transitif ketika mereka memiliki objek langsung.)

Dalam kasus tersebut, kata kerja penghubung menjadi sebuah kata kerja aksi dan tidak lagi menjadi kata kerja penghubung, dan oleh karena itu, kata kerja tersebut diberi arti oleh keterangan bukan kata sifat. Pada saat itu, kata kerja penghubung dapat digunakan dalam bentuk continuous tense.

Contoh:

linking verb

Perbedaan antara Action verbs dan Linking verbs

Dalam proses mengerjakan tugas, banyak dari Anda mungkin akan bingung antara Action verbs – Kata kerja yang menggambarkan tindakan dan Linking verbs – Kata kerja penghubung. Karena pada dasarnya itu adalah kata yang sama, namun penggunaannya akan menentukan apakah itu adalah Action verbs atau Linking verbs.

Mari kita lihat contoh berikut ini:

Contoh 1:  She looks happy.

Kata sifat “happy” berada setelah kata kerja “looks” untuk menggambarkan subjek “She”. Ketika Anda menggantikan kata kerja “looks” dengan kata kerja penghubung lain seperti “tobe” (She is happy), makna kalimat tetap sama.

  • Kata kerja “looks” dalam contoh ini adalah linking verb.

Contoh 2: She looks at me happily.

Kata keterangan “happily” mengikuti kata kerja “looks” untuk menggambarkan tindakan “looks.” Ketika Anda menggantikan kata kerja “looks” dengan kata kerja penghubung “tobe” dalam kalimat (She is at me happily), kalimat menjadi tidak bermakna dan tidak grammatical.

  • Kata kerja “looks” dalam contoh ini adalah action verbs.

KESALAHAN UMUM YANG SERING TERJADI

Ketika menggunakan linking verb, pasti Anda kadang-kadang akan membuat kesalahan yang umum terjadi, seperti di bawah ini:

Salah mengidentifikasi untuk menggunakan kata kerja aksi atau kata kerja penghubung.

Ini juga adalah kesalahan yang paling sering terjadi, karena para peserta seringkali belum benar-benar memahami sifat dari setiap kata, yang mengakibatkan penggunaan yang salah. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kata-kata seperti feel, look, smell, taste bisa jadi kata kerja aksi (Action verbs) atau kata kerja penghubung (Linking verbs), tergantung pada konteks penggunaan dalam kalimat. Oleh karena itu, saat menjawab jenis soal yang membedakan antara Linking verbs dan Action verbs, Anda perlu menentukan peran kata tersebut dalam kalimat, apakah kalimat masih memiliki makna yang sama dan tata bahasa yang benar saat kata itu digantikan oleh kata kerja “to be.”

Menggunakan linking verb dengan continuous tense

Banyak orang berpikir bahwa karena keduanya adalah Verbs (kata kerja), maka semua Linking verbs akan digunakan dengan continuous tense. Namun, kenyataannya tidak demikian.

Mari kita lihat contoh-contoh berikut:

  • It seems normal in the USA when somebody is naked on the beach. (Correct)
  • It is seeming normal in the USA when somebody is naked on the beach. (Incorrect)
  • It sounds tedious. (Correct)
  • It is sounding tedious (Incorrect)

Harap diingat bahwa sebagian besar linking verb tidak dapat digunakan dalam continuous tense. Hanya ada beberapa kata seperti feel, look, smell, dan taste yang dapat digunakan dalam continuous tense. Namun, dalam kasus-kasus tersebut, kata-kata ini akan kehilangan fungsi penghubung dan tidak lagi menjadi linking verb, tetapi menjadi action verb.

Contoh:

They are looking so nervous about the test results.

Lanna is tasting the soup.

Latihan LINKING VERBS

Ex1.

Garis bawah pada linking verb dalam kalimat di bawah ini

1. She is such a good student.

2. It tastes terrible.

3. Mr. James looks so handsome in this suit.

4. It turns bigger than expectation.

5. These tasks seem to be difficult for us.

6. I feel grateful to have you as my friend.

7. It smells so bad.

8. She always proves to be a good girl.

9. I will become Miss. Universe one day.

10. The number of students remained unchanged within 2 years.

11. The landscape here is so stunning.

12. These jeans feel too tight for her.

13. She seemed tired after the party yesterday.

Ex 2.

Baca dan periksa apakah kalimat-kalimat berikut memiliki tata bahasa yang benar atau salah. Kemudian, isilah dengan kata “Correct” (Benar) atau “Incorrect” (Salah) di sebelahnya.

1. Mary seemed sad.

2. Mary seemed sadly.

3. The cake tastes good.

4. The cake tastes well. 

5. The train is slowly. 

6. The train is slow.

7. Remember to stay calmly. 

8. Remember to stay calm. 

9. Your project sounds interesting. 

10. Your project sounds interestingly.

11. The negotiations appear to be better.

12. The negotiations appear be better. 

13. The bride looks so gorgeous. 

14. The bride looks so gorgeously. 

Ex3:

Garis bawah kata kerja dalam kalimat-kalimat berikut. Tulis “A” jika itu adalah Action verb, atau “L” jika itu adalah Linking verb.

1. The girl feels nervous.

2. Today is her wedding day.

3. She sits in a fancy chair.

4. Footmen carry the chair on their shoulders.

5. Her parents arranged the marriage.

6. She is only sixteen years old.

7. She sees her husband for the first time.

8. He looks handsome and kind.

9. She appears happy and content.

10. The family hopes for a happy marriage.

Ex4:

Isilah kata kerja penghubung yang sesuai dalam tempat yang kosong dan berikan bentuk konjugasinya

become    sound     feel      look appear    grow     seem   getting

1. She…….. so beautiful in that white dress.

2. A. What about going to the Italian restaurant?

B. That ……..great!

3. She wants to ……….a fashion designer like Victoria Beckham in the future.

4. I ………..painful in my stomach after eating that cake.

5. It ……..interesting that he didn’t like anything except that bowl.

6. Teenagers like to make their own choice when they……… older.

7. Turn on the fan. It is …….. hotter and hotter.

Ex5:

Pilih jawaban yang benar.

1. July is smelling the soup her mother has just made.

A. action verb B. linking verb

2. My mother appeared exhausted after a hard day working on the paddy field.

A. action verb B. linking verb

3. Janes looks more beautiful when cutting her long hair.

A. action verb B. linking verb

4. Mary’s grandfather is looking for his wallet.

A. action verb B. linking verb

5. The weather is becoming hotter and hotter.

A. action verb B. linking verb

6. If you want to stay fit, you need to have a healthy diet.

A. action verb B. linking verb

7. My plan is to stay in Jakarta in 2 weeks.

A. action verb B. linking verb

8. When you grow up, you need to choose a specific career.

A. action verb B. linking verb

9. I have been learning Japanese since 2017.

A. action verb B. linking verb

10. She appeared exhausted after the long working shift.

A. action verb B. linking verb

Jawaban:

Ex1:Ex2:Ex3:Ex4:Ex5:
1. is1. Correct1. L1. looks1. A
2. tastes2. Incorrect2. L2. sounds2. B
3. looks3. Correct3. A3. become3. B
4. turns4. Incorrect4. A4. felt4. A
5. seem5. Incorrect5. A5. sounded5. B
6. feel6. Correct6. L6. grow6. B
7. smells7. Incorrect7. A7. getting7. A
8. proves8. Correct8. L8. A
9. become9. Correct9. L9. B
10. remained10. Incorrect10. A10. B
11. is11. Correct
12. feel12. Incorrect
13. seemed13. Correct
14. Incorrect

Semoga Anda belajar bahasa Inggris lebih menyenangkan dan efektif dengan ELSA Speak!